Sejarah Desa Lengkong lor



Sejarah Desa

Desa Lengkonglor adalah sebuah desa yang terletak dibagian paling ujung utara Kabupaten Nganjuk. Desa Lengkonglor termasuk desa yang mempunyai nilai sejarah  yang tinggi.  Dahulu Desa Lengkonglor bernama Desa Ngalengko yang artinya Angkasa atau yang dalam dunia pewayangan adalah sebuah negara yang berada diangkasa.dan dengan berjalannya waktu serta seiring dengan kemajuan jaman nama Ngalengko berganti nama menjadi Lengkonglor. Desa Lengkonglor terbagi menjadi  3 (tiga) dusun yaitu  :

  1. Dusun Lengkonglor
  2. Dusun Sumberayu
  3. Dusun Suru

Dalam perjalanannya hubungan kekeluargaan antar dukuh ataupun dusun antar kelompok kepentingan, antar pemeluk agama, antar golongan yang beraneka ragam cukup harmonis, hal tersebut dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya kesamaan kultur budaya yang sangat fundamental, serta adanya kesamaan visi dan misi untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat pada umumnya.

Pemerintah Desa Lengkonglor pernah dipimpin oleh beberapa Kepala Desa dan Pj. Kepala Desa dengan nama – nama, sebagai berikut :

No.

Nama

Tahun Menjabat

Alamat

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

SADAR

BINGAR

MULYADI

SISGIYOWARDOYO

UNTUNG HADI SUWARNO

SAMSIDIN

WASIS

 SUMAJI, S.Sos

WARDOYO, S.IP, M.SI.

         s/d 1958

1958 s/d 1964

1964 s/d 1965

1965 s/d 1966

1966 s/d 1983

1983 s/d 1990

1990 s/d 2007

2007 s/d Mei 2019

Juni 2019 s/d Desember 2019

Dusun Sumberayu Dusun

Sumberayu Dusun

Lengkonglor Dusun

Lengkonglor Dusun

Sumberayu Dusun

Sumberayu Dusun

Sumberayu Dusun

Lengkonglor

Kasi Pemerintahan Kec. Ngluyu

 

Secara administratif, Desa Lengkonglor terletak di wilayah Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Di sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bajang, Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Gampeng, Di sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tempuran, sedangkan di sebelah timur berbatasan dengan Desa Sumbermiri.

Jarak tempuh Desa Lengkonglor ke ibu kota kecamatan (Kecamatan Ngluyu) adalah 5 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 10 menit dengan kendaraan bermotor. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 35 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam.